Siapkan KUR Lewat Bank NTT, Langkah Cerdas Gubernur Melki Lindungi PMI dari Tengkulak

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID

+Gabung

“Kalau ada pekerja yang mau naik kelas jadi pengusaha, pemerintah akan fasilitasi,” kata Melki. Ia menilai kebutuhan pengusaha di NTT masih sangat besar di berbagai sektor.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan ke depan dapat diukur dari lahirnya pengusaha baru dari kalangan pekerja. “Pengusaha yang lahir dari rahim pekerja akan lebih paham bagaimana membangun hubungan kerja yang adil,” ujarnya.

Gubernur menegaskan pentingnya mempertemukan kepentingan pekerja dan pengusaha untuk membenahi berbagai persoalan ketenagakerjaan di NTT, mulai dari pengangguran, kualitas tenaga kerja, hingga hubungan industrial.

Ia mengungkapkan, masih terdapat kesenjangan antara jumlah penduduk usia kerja dan tenaga kerja yang terserap di dunia usaha. Karena itu, diperlukan upaya serius dalam menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat konektivitas antara tenaga kerja dan dunia usaha.

“Gap ini harus dijawab dengan membuka lapangan kerja baru, memperkuat koneksi dengan dunia usaha, dan juga mengelola migrasi tenaga kerja dengan lebih baik,” katanya.

Struktur tenaga kerja NTT sendiri masih didominasi sektor primer seperti pertanian, dengan minimnya hilirisasi dan industrialisasi. Kondisi ini berdampak pada rendahnya nilai tambah ekonomi daerah. “Defisit neraca perdagangan kita sekitar Rp51 triliun. Ini menunjukkan kita masih menjual produk mentah,” ujar Melki.

Pos terkait