Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Membangun Sistem, Bukan Sekadar Ganti Orang
Gubernur menegaskan, transformasi Bank NTT tidak boleh dimaknai sekadar pergantian jajaran pimpinan. Lebih dari itu, perubahan harus menyentuh sistem dan budaya kerja lembaga agar sejalan dengan semangat akuntabilitas dan profesionalisme.
“Transformasi Bank NTT bukan sekadar mengganti orang, tapi membangun sistem dan budaya baru yang berintegritas, transparan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tegas Melki.
Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola yang disiplin dan berkelanjutan agar kepercayaan publik terhadap Bank NTT semakin menguat. “Kita ingin Bank NTT menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal, yang bekerja dengan hati dan akal sehat,” ujarnya.
Formasi Baru Lima Tahun ke Depan
Dalam pelantikan itu, Gubernur Melki resmi mengukuhkan jajaran baru yang akan mengemban tugas untuk masa bakti 12 November 2025 hingga 11 November 2030. Mereka adalah:
Stefanus Donny Heatubun sebagai Komisaris Utama
Charlie Paulus sebagai Direktur Utama
Rahmat Saleh sebagai Direktur Umum dan SDM
Heru Helbianto sebagai Direktur Dana & Treasury
Aloysius R. A. Geong sebagai Direktur Kredit
Para pejabat baru ini diharapkan mampu membawa Bank NTT ke arah yang lebih inovatif dan adaptif terhadap tantangan ekonomi digital serta dinamika pembangunan daerah.





