Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Ia menyebutkan, sasaran utama pembiayaan meliputi pelaku usaha mikro seperti warung, bengkel, usaha kuliner, perdagangan kecil, serta sektor produktif lain yang memiliki potensi berkembang.
Kehati-hatian dan Evaluasi Pasca Vakum
Pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi Bank NTT dalam menjaga kualitas penyaluran kredit. Karena itu, setelah kembali dipercaya menyalurkan KUR, bank daerah ini menekankan prinsip kehati-hatian, termasuk verifikasi usaha, pendampingan debitur, dan pengawasan berkala.
Bank NTT menargetkan penyaluran Rp350 miliar tersebut dapat terserap dalam waktu enam bulan. Jika kinerja penyaluran dinilai baik dan kualitas kredit tetap terjaga, pemerintah membuka peluang penambahan plafon pada periode berikutnya.
Bagi pemerintah daerah, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari besarnya dana yang tersalurkan, tetapi juga dari sejauh mana pembiayaan tersebut mampu menggerakkan ekonomi rakyat secara berkelanjutan.
Dalam konteks itu, kembalinya Bank NTT sebagai penyalur KUR tidak hanya menjadi kebijakan perbankan, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang bertumpu pada penguatan UMKM sebagai fondasi utama ekonomi Nusa Tenggara Timur.*/ab/llt






