Bank NTT Perlu Berguru pada BRI dan Meniru BCA

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID

+Gabung

Kedua, secara internal, pegawai Bank NTT harus bekerja profesional sebagai pelayan di sektor keuangan dengan menerapkan reward and punishment yang terukur. Tidak boleh ada pilih kasih dan balas dendam. Kepada pegawai yang bekerja melampaui target diberikan apresiasi yang wajar. Kepada mereka yang terbukti melanggar dan bersalah, hukuman mesti ditegakkan.

Ketiga, Bank NTT mesti membangun citra yang positif dan impresif di tengah perkembangan teknologi di sektor keuangan yang amat pesat saat ini. Pelayanan di sektor digital tidak boleh kalah dari bank-bank pelat merah dan bank-bank swasta yang beroperasi di NTT. Perkembangan teknologi harus dihadapi. Oleh karena itu, investasi pada teknologi perbankan adalah sebuah keharusan.

Tidak boleh ada lagi keluhan bahwa orang di luar NTT tidak bisa membuka rekening dari jarak jauh melalui aplikasi teknologis. Tidak boleh ada lagi errors pada aplikasi milik Bank NTT. Dan, keluhan-keluhan lain yang sejenis.

Citra baik Bank NTT juga bisa dibangun dengan membiasakan diri ramah terhadap media massa dan media sosial yang dibangun melalui akun resmi (official accounts) milik Bank NTT. Jika di atas Dirut Charlie mengatakan akan rutin melakukan customers gatherings, maka tidak salahnya juga bahwa secara regular perlu ada media gatherings bagi para wartawan sambil membekali mereka dengan pelatihan-pelatihan pemberitaan ekonomi-bisnis yang sebenarnya agak unik dibandingkan dengan jenis pemberitaan lain seperti politik, hukum dan sosial-kemasyarakatan.

Pos terkait