Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Charlie Paulus. (Foto: istimewa)
KUPANG,-KlikNTT.id — Perubahan status Bank NTT menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) membawa konsekuensi strategis, yakni mempertegas fokus layanan dan pembiayaan yang kini diprioritaskan sepenuhnya untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menjelaskan bahwa transformasi ini sekaligus membedakan Bank NTT dari perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang umumnya memiliki ruang ekspansi lintas daerah. Sebagai Perseroda, ruang gerak Bank NTT lebih diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan lokal.
Menurutnya, perubahan tersebut memperkuat identitas Bank NTT sebagai lembaga milik daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat setempat. Dengan demikian, seluruh kebijakan pembiayaan akan lebih terarah dan berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi di NTT.
Dari sisi kepemilikan, dominasi saham pemerintah daerah sebesar 51 persen menjadi fondasi penting dalam memastikan arah kebijakan tetap berpihak pada pembangunan daerah.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, turut menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi daerah melalui lembaga keuangan milik pemerintah.
Meski peluang ekspansi ke luar daerah menjadi lebih terbatas, pemerintah justru melihat hal ini sebagai keunggulan karena Bank NTT dapat lebih fokus, adaptif, dan maksimal dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya sendiri.
