Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Tidak hanya itu, Bank NTT juga ditegaskan untuk semakin aktif mendukung program prioritas pemerintah daerah. Direksi dan komisaris diminta mengambil bagian dalam mendorong minimal satu program strategis di setiap kabupaten dan kota di NTT.
Komitmen tersebut dinilai penting agar kehadiran Bank NTT tidak sekadar sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.
Sementara dalam RUPS Luar Biasa, pemegang saham menyepakati penyesuaian struktur organisasi sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jumlah direksi yang sebelumnya direncanakan tujuh orang dikembalikan menjadi lima orang, sedangkan posisi komisaris ditetapkan sebanyak tiga orang.
Rapat juga menetapkan Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT setelah dinyatakan lolos uji kelayakan OJK. Revi diketahui memiliki pengalaman panjang di dunia perbankan dan sebelumnya berkarier di Bank Jatim selama kurang lebih 30 tahun.
Selain itu, nama Rita Wuisan turut diusulkan sebagai calon Komisaris Independen guna melengkapi struktur kepengurusan Bank NTT.
Dukungan para pemegang saham terhadap penguatan modal Bank NTT juga terlihat dalam rapat tersebut. Pemerintah Provinsi NTT menambah penyertaan modal sebesar Rp30 miliar, disusul Kabupaten Malaka Rp5 miliar dan Kabupaten Alor Rp3 miliar.






