Polemik Rekrutmen Pegawai, Direktur Operasional & SDM Bank NTT Janjikan Reformasi SDM Berbasis Kompetensi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID

+Gabung

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi NTT, Yohanis Rumat, menyoroti jumlah pegawai Bank NTT yang dinilai terlalu gemuk dan sarat praktik rekrutmen tidak profesional. Ia menyebut banyak pegawai diduga masuk melalui jalur rekomendasi politik atau hubungan keluarga pejabat.

“Pegawai terlalu banyak karena ada mantan anggota DPRD, anak pejabat, atau titipan dari kepala daerah,” kata Rumat.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membebani keuangan bank secara serius jika tidak segera dibenahi. DPRD, lanjut Rumat, mendesak manajemen Bank NTT melakukan rasionalisasi pegawai, uji kompetensi secara ketat, serta menghentikan praktik rekrutmen titipan.

“Jika pola ini terus dibiarkan, beban gaji akan semakin besar dan berisiko merugikan bank. Kami akan terus mengawasi agar uang rakyat tidak dihabiskan untuk kepentingan kelompok tertentu,” ujarnya.

Dengan meningkatnya sorotan publik dan tekanan dari legislatif daerah, reformasi SDM menjadi salah satu tantangan utama bagi manajemen baru Bank NTT dalam upaya memulihkan kepercayaan serta memperbaiki tata kelola lembaga keuangan milik daerah tersebut.

 

Pos terkait