Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
“Kedua aplikasi sangat membantu kami dalam rangka melakukan transparansi publik, terkait dengan retribusi dan kami bisa melakukan monitoring melalui aplikasi yang ada,” Ungkap Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk. Masih menurut Bupati Rote Ndao, aplikasi ini memudahkan Pemda Kabupaten Rote Ndao memastikan setiap rupiah APBD digunakan sesuai program yang sudah direncanakan. “Bisa dimonitor penyerapan anggarannya, dan kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang keluar dari rekening kas umum daerah itu, bisa digunakan sesuai dengan perencanaan,” kata Bupati Rote Ndao. “Atas nama Pemda dan masyarakat Rote Ndao, saya menyampaikan apresiasi ke jajaran direksi Bank NTT. Sebagai Bupati saya berharap kabupaten/kota lain di NTT ikut menerapkan sistem serupa,” harap Bupati Rote Ndao. Rote Ndao, lanjut Bupati, merupakan Kabupaten pertama yang launching atau melakukan peluncuran atas aplikasi tersebut. Untuk itu, sebagai Bupati dirinya berharap Kabupaten/Kota yang lain juga melakukan hal yang sama, sehingga proses pembangunan mulai dari perencanaan sampai dengan penggunaan anggaran itu, bisa dimonitor dengan baik. Bupati Henuk menambahkan, hadirnya aplikasi ini juga bisa membantu Pemda untuk mendongkrak PAD. “Bagaimana kami cegah jangan sampai ada kebocoran-kebocoran. Karena dengan e-retribusi parkir siapapun petugas parkirnya, kami bisa monitor setiap waktu, setiap saat, uang yang dipegang petugas parkir itu bisa dimonitor setiap saat. Saya kira ini sangat bermanfaat bagi kami pemda di NTT,” tegasnya.***
