Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
“Laporan keuangan akan disampaikan apa adanya sesuai kondisi sebenarnya. Dan memang kita akan ‘sakit’ di tahun pertama ini,” ungkapnya.
Namun, ia optimistis pada tahun berikutnya kinerja bank akan membaik dengan target deviden yang diproyeksikan dapat melampaui Rp200 miliar.
Gubernur Melki berharap, transformasi ini membawa dampak positif tidak hanya bagi Bank NTT, tetapi juga bagi pembangunan ekonomi di Kupang dan seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.
“Kita akan dorong transformasi ini. Tahun pertama mungkin berat, tetapi ke depan kita berharap deviden bagi provinsi dan seluruh pemegang saham bisa meningkat,” pungkasnya. (*/ab)





