Bank NTT: Dari Menara Megah Menuju Penopang PAD

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID

+Gabung

Usul dan Saran 1. Kepada Direksi Bank NTT Bacaan Lainnya Dr. James Adam: PAD Jadi Kompas Utama “Ayo Bangun NTT”Ahli Hukum: Ratukore Turun Jabatan, Wakil Bupati Harus Jelaskan Dasar MutasiJam Krida NTT Siapkan Nahkoda Baru, Tujuh Nama lolos Seleksi – Perkuat tata kelola dan manajemen risiko agar kredit bermasalah tidak menjadi beban berulang. – Fokus pada inovasi digital dan layanan inklusif untuk memperluas basis nasabah, terutama UMKM dan sektor produktif. – Tingkatkan transparansi kinerja agar masyarakat mengenal Bank NTT bukan hanya saat RUPS, tetapi juga melalui kontribusi nyata sepanjang tahun. 2. Kepada Komisaris dan Pemegang Saham (Pemda se-NTT) – Dorong sinergi antara kebijakan fiskal daerah dan strategi Bank NTT, sehingga dividen tidak hanya menjadi angka, tetapi instrumen pembangunan. – Jadikan Bank NTT sebagai motor penggerak PAD dengan memperluas peran dalam pembiayaan proyek daerah. 3. Kepada Wakil Rakyat di Kabupaten/Kota dan Provinsi NTT – Awasi dan kawal kebijakan Bank NTT agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat, bukan sekadar kepentingan manajemen. – Pastikan regulasi daerah mendukung peran Bank NTT sebagai penopang PAD, terutama dalam menghadapi tekanan UU No.1/2022. Kesimpulan Bank NTT memiliki potensi besar untuk menjadi penopang PAD, tetapi potensi itu harus diolah dengan strategi yang tepat. Ia bukan sekadar menara tinggi berwarna menarik di sudut kota, melainkan harus menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah daerah dengan kewajiban UU No.1/2022.

Pos terkait