Aplikasi Rancangan Bank NTT, Diyakini Mampu Dongkrak PAD

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID

+Gabung

Kupang-KlikNTT.id – Dua aplikasi yang dirancang PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT, diyakini mampu mengurangi dan mencegah kebocoran anggaran pada Pemerintah Daerah (Pemda). Bahkan, dua aplikasi yang dirancang Bank NTT yakni Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah (Pemda) dan aplikasi E – Retribusi Parkir, mampu mendongkrak Pendapat Asli Daerah (PAD). Demikian diungkapkan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Rahmat Saleh yang didampingi Direktur Kredit Bank NTT Aloysius Geong, usai peluncuran di Kantor Bank NTT Pusat, Senin 15 Juni 2026. Kepada wartawan, Direktur TI dan Operasional Bank NTT Rahmat Saleh, mengaku Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rote Ndao merupakan Kabupaten pertama di Provinsi NTT yang memakai Dashboard Monitoring dan E-Retribusi Parkir.

Lanjut Rahmat Saleh, untuk Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi NTT saat ini masih dalam tahap penjajakan. Sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT berharap seluruh Kabupaten/Kota di NTT bisa menggunakan aplikasi tersebut. Sehingga, lanjut Rahmat Saleh, solusi digital dari Bank NTT dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan juga untuk meningkatkan kepercayaan publik terutama transparansi anggaran serta mewujudkan solusi digitalisasi. Baca Juga: Bank NTT Luncurkan SP2D Online, Menuju Tata Kelola Keuangan Daerah Yang Cepat, Tepat Dan Akuntabel “Untuk Kabupaten/Kota yang lain, kita masih penjajakan. Kami berharap ke depan seluruh Kabupaten/Kota bisa menggunakan aplikasi monitoring dashboard ini, sehingga solusi digital dari Bank NTT dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan juga dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik terutama transparansi anggaran, bisa diwujudkan melalui solusi digitalisasi dari Bank NTT,” harap Rahmat Saleh. Ditambahkan Rahmat Saleh, kedua sistem ini merupakan dukungan Bank NTT untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menekan potensi kebocoran. “Ini salah satu dukungan Bank NTT untuk meningkatkan PAD di daerah, serta mengurangi kebocoran-kebocoran yang tidak kita inginkan,” tutupnya. Menurut Rahmat Saleh, dengan hadirnya dashboard dan e-retribusi parkir, Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao kini bisa memantau realisasi anggaran dan setoran retribusi parkir secara real-time. “Langkah ini dinilai sejalan dengan dorongan pemerintah pusat agar tata kelola keuangan daerah semakin digital dan transparan,” tutup Rahmat Saleh.***

Pos terkait