Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Baca juga: Pedagang Ikan Pasar Obakomi Sumba Barat Daya Minta Pemerintah Sediakan Penerangam Listrik
“Kami diminta oleh pihak provinsi dalam rangka HUT Provinsi NTT ke-67 untuk membawakan materi khusus bagi calon-calon pengusaha UMKM. Kami fokus pada kredit mikro dengan plafon Rp 5 juta sampai Rp 10 juta, terutama untuk pengusaha awal,” jelas Aris.
Menurutnya, kredit mikro dipilih karena prosesnya mudah, tanpa agunan dan persyaratannya tidak rumit. Hal ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi UMKM di Rote Ndao untuk mulai bertumbuh.
“Dari pinjaman kecil Rp 5 – 10 juta, UMKM bisa berkembang. Setelah satu sampai dua tahun usahanya stabil, kami bisa memberikan injeksi modal dengan plafon yang lebih besar,” pungkasnya.
Aris menegaskan, peran perbankan tidak hanya sebatas penyaluran dana, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor pegawai negeri, melainkan mulai mengembangkan jiwa wirausaha.
“Potensi Rote Ndao sangat besar. Ada program nasional, pengembangan garam, hingga pariwisata. Kalau wirausaha berkembang, pertumbuhan ekonomi daerah akan terasa lebih cepat,” ujarnya.
Selain pembiayaan, Bank NTT juga memberikan pendampingan dalam hal pemasaran produk UMKM. Setiap produk binaan mendapatkan dukungan mulai dari pengemasan hingga promosi.





