Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Menurut gubernur, kepercayaan publik menjadi modal utama dalam memperkuat posisi Bank NTT sebagai bank pembangunan daerah. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan masyarakat, Bank NTT diharapkan mampu memperluas layanan keuangan hingga menjangkau wilayah pelosok.
Selain itu, Melkiades juga menyoroti pentingnya kontribusi Bank NTT dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menilai akses permodalan yang mudah akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di berbagai daerah di NTT.
Tak hanya membahas laporan kinerja perusahaan, RUPS juga menjadi wadah konsolidasi antar pemegang saham untuk memperkuat komitmen bersama menjaga eksistensi Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Rapat yang berlangsung cukup hangat itu diwarnai berbagai diskusi strategis antara pemegang saham dan jajaran pengurus.
Karena masih terdapat sejumlah agenda penting yang perlu dibahas lebih lanjut, RUPS akhirnya diputuskan untuk dilanjutkan pada 24 Mei 2026 mendatang.
Gubernur Melkiades menjelaskan, penundaan dilakukan agar seluruh agenda strategis dapat dikaji secara lebih matang dan komprehensif demi memperkuat posisi Bank NTT sebagai bank pembangunan daerah.
