Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Kupang-klikNTT.id – Pemegang saham Bank NTT mulai memberi perhatian serius terhadap tingginya kredit macet di Bank NTT yang nilainya disebut mendekati Rp400 miliar. Harapan besar itu disampaikan Bupati Rote Ndao, Paulus Henukh Kepada Media ini Kamisa (02/07/2026). Sebagai salah satu pemegang saham Bank NTT, Paulus Henuk menilai posisi Direktur Kepatuhan menjadi sangat strategis untuk memperbaiki sistem pengawasan internal dan manajemen risiko yang selama ini dinilai masih lemah.
“Kami sebagai pemegang saham tentu berharap peningkatan pengawasan melalui Direktur Kepatuhan. Risk management ini yang paling penting karena banyak kredit macet di Bank NTT yang kami duga dari aspek kehati-hatiannya belum terlalu prudent,” ujar Paulus
. Ia mengungkapkan, angka kredit bermasalah di Bank NTT saat ini sudah berada pada level yang cukup mengkhawatirkan. “Ada hampir Rp400 miliar kredit macet. Itu cukup signifikan,” katanya. Menurut Paulus, persoalan kredit bermasalah tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan biasa karena berdampak langsung terhadap kesehatan bank dan kepercayaan publik. Karena itu, ia berharap direksi Kepatuhan, mampu memperkuat sistem pengawasan internal di seluruh lini Bank NTT.
