Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
Komisaris dan Direksi Bank NTT bersama pimpinan dan anggota Komisi III DPRD NTT. (Foto: Ama Beding)
KlikNTT. Id– PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT), mengambil langkah berani dan inovatif untuk mendukung petani mapun wanita tani di Provinsi NTT.
Hal ini tertuang dalam rekomendasi rapat dengar pendapat antara Bank NTT dan Komisi III DPRD NTT, yang berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025.
“Komisi dan Bank NTT menyoroti perlunya penyederhanaan proses verifikasi kredit, khususnya bagi Kelompok Wanita Tani dan para petani, dengan merampingkan dokumen serta memperbaiki alur administrasi agar lebih efisien dan mudah diakses,” kata Ketua Komisi III DPRD NTT Yohanes De Rosari, usai RDP bersama DPRD NTT.
Ia menjelaskan, komisi juga menilai penyaluran kredit produktif perlu diperkuat karena berdampak langsung pada ekonomi masyarakat, sementara kredit konsumtif tetap dibutuhkan namun harus dijaga proporsinya.
“Keseimbangan keduanya penting untuk menjaga kinerja Bank NTT yang stabil dan berkelanjutan,” tegasnya.
Politisi Partai Golkar ini menyatakan, komisi mengharapkan pelaksanaan KUB dengan Bank Jatim, termasuk kewajiban Buyback saham, dapat dituntaskan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.
