Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
KUPANG -KlikNTT.Id_Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi NTT mencapai Rp 2,2 triliun di tahun 2025.
Hal ini diungkap Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman usai membuka Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro, Rabu (29/10) kemarin.
“Penyaluran KUR di NTT tahun ini kurang lebih total ada Rp 2,2, triliun dan sudah disalurkan sampai bulan Oktober. Itu disalurkan oleh beberapa bank penyalur, di luar bank daerah atau Bank NTT,” kata Maman.
Sementara Bank NTT tidak bisa menyalurkan KUR dikarenakan selama kurang lebih tiga tahun terakhir Bank NTT memiliki Multi Purpose Loan (MPL) di atas 5 persen.
Kementerian UMKM memberikan dukungan untuk menata administrasi managemen Bank NTT dan di masa pemerintahan Gubernur Melki Laka Lena sudah mulai menata kembali terkait hal tersebut.
“Alhamdulilah, selama lima bulan terakhir ini, beliau bersama jajarannya sudah menata. Dan awal Januari tahun 2026 nanti, Bank NTT sudah bisa ikut menyalurkan KUR di NTT,” tandasnya.
Ia juga menyadari Kementerian UMKM tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan yang luar biasa dari pemerintah daerah Provinsi NTT.
“Saya harus memberikan apresiasi yang luar biasa karena ada senangat dan keseriusan yang sangat tinggi dari Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dalam upaya untuk menumbuhkembangkan usaha mikro, kecil dan menengah,” ungkapnya.
