Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KLIKNTT.ID
+Gabung
“Beberapa fitur yang tersedia antara lain pemindaian QR Barcode Merchant, pengaturan tarif berdasarkan jenis dan lokasi pelanggan, pembayaran melalui tunai, QRIS dan kartu debit, tagihan harian maupun bulanan, serta rekapitulasi transaksi secara real time,” jelasnya.
Implementasi sistem tersebut, tegasnya, diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengelolaan retribusi sampah, menekan potensi kebocoran pendapatan daerah, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Peluncuran dua inovasi digital itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Belu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat pelayanan publik serta mendukung percepatan pembangunan daerah,” tutupnya. (***)
